Jakarta – Khabib Nurmagomedov dan Justin Gaethje sama-sama telah menimbang berat badannya untuk partai utama UFC 254 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Ahad dinihari nanti. Namun, peristiwa saat Khabib naik ke timbangan telah membuat banyak orang terkejut, bahkan ada yang mempertanyakan keabsahan hasil penimbangan tersebut.

Khabib adalah juara kelas ringan UFC yang menginjakan kaki ke timbangan pertama kali. Ia tampak harus menggunakan handuk. Begitu Khabib naik ke timbangan, UFC mengumumkan berat badannya sebesar 155 pon atau sekitar 70,3 kilogram. Hal yang sama juga terjadi pada Justin.

Saat Justin menimbang berat badannya, tidak ada yang terlihat aneh. Ia memang begitu tampak percaya diri. Namun, Khabib berbeda. Setelah petugas mengumumkan berat badannya, Khabib Nurmagomedov malah terlihat lega. Sejumlah pihak menduga ia tampak puas setelah berhasil mengurangi berat badannya secara signifikan. Sebab itulah, banyak juga yang mempertanyakan keabsahan hasil timbangan itu.

Khabib pun kini bersiap mempertahankan sabuk juara UFC 254 dari tantangan Justin Gaethje. Petarung asal Rusia itu mencoba meredam ambisi Gaetjhe yang ingin mematahkan rekor tak terkalahkan 28-0 miliknya.

Mantan pelatih MMA, Mike Dolce, mencurigai hasil timbangan Khabib. Ia mengupload video di saluran YouTube-nya yang menunjukkan anomali yang terjadi selama penimbangan Khabib. Dia juga membandingkannya dengan timbangan Justin Gaethje untuk membedakan hasil pengukuran berat badannya.

 

Ia mencatat bahwa kontroversi penimbangan berat badan telah terjadi sebelumnya untuk petarung dari American Kickboxing Academy. Di UFC 210, Daniel Cormier terlibat dalam insiden serupa ketika dia harus membuat batasan bobot untuk kelas ringan-berat. Cormier bersandar di handuk saat dia berada di timbangan.

Meski begitu, Khabib Nurmagomedov memang terkenal beda soal berat badan. Dikutip dari Russian Beyond, petarung 32 tahun itu memang terkenal bisa menaikkan dan menurunkan berat badan dengan cepat. Setiap memasuki jadwal pertandingan, ia bisa menurunkannya dengan cepat. Dia pernah melakukannya dua kali dalam hitungan tiga setengah bulan. Ketika beratnya lebih berat 35 kilogram, setelah dua minggu latihan, berat badannya bisa berkurang sekitar 20 kilogram. (sport.tempo)