Sportlink, Sleman – PSS Sleman sempat diguncang kabar penunggakan gaji para pemain. Sampai saat ini, skuad tim Super Elang Jawa masih belum menerima gaji pada Mei dan Juni.

Sebelumnya, sepak bola Indonesia sedang ditangguhkan akibat pandemi COVID-19. PSSI memberikan kebijakan pada setiap klub boleh memberikan hak kepada pemain maksimal 25 persen, sampai masa darurat wabah virus corona.

Direktur Utama PSS Sleman, Marco Paulo Garcia, buka suara perihal penunggakan gaji seluruh elemen di timnya. Garcia berjanji manajemen PSS akan segera menyelesaikan persoalan tersebut.

Menurutnya, ada beberapa faktor yang menjadi penyebabnya, terutama adalah masa transisi kepemilikan klub yang kini dikelola PT Palladium Pratama Cemerlang.

“Proses peralihan memang sudah selesai. Namun beberapa hal masih perlu waktu, yang jelas kami komitmen untuk membayarnya,” ungkap Marco Paulo Garcia, Senin (20/7/2020).

“Terus terang di perusahaan kami ada pertukaran direksi dan direktur keuangan yang baru. Selain itu semua juga memahami, dampak COVID-19 begitu besar,” kata eks CEO Badak Lampung FC tersebut.

@Bola.com